• Home
  • About
  • Sitemap
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

Cerita Seks | Foto Memek | Artis Bugil

  • ABG Bugil
    • ABG Jepang
    • ABG Ngentot
    • ABG Semok
    • Amoy Bugil
  • Artis Bugil
    • Artis Cantik
    • Artis Indonesia
    • Artis Jepang
    • Artis Korea
    • Ayam Kampus
    • Bokep Streaming
  • Cerita Bugil
    • Cerita Bergambar
    • Cerita Seks
    • Cerita Dewasa
    • Cerita Hot
    • Cerita Mesum
    • Cerita Ngentot
  • Cewek Bispak
    • Cewek Bugil
    • Cewek Ngentot
    • Cewek ABG
    • Cewek IGO
    • Download Bokep
    • Cewek Perawan
  • Foto Bugil
    • Foto Model
    • Foto Hot
    • Foto Kontol
    • Foto Memek
    • Foto Ngentot
    • Foto Seksi
  • Video Dewasa
    • Video Hot
    • Video Mesum
    • Video Sex
Home » Cerita Dewasa » Cerita Dewasa - Gairah Tante Ana

Cerita Dewasa - Gairah Tante Ana


Sebelum memulai ceritaku, aku akan memberikan sedikit gambaran mengenai diriku. Namaku adalah Ivan, bekerja sebagai karyawan swasta asing di kawasan Sudirman, Jakarta. Aku adalah seorang pria berusia 29 tahun, aku keturunan chinese, wajahku lumayan ganteng, kulitku putih bersih. Tinggiku 165 cm dan berat badanku 70 kg, sedikit kumis menghiasi bibirku.
Kejadian ini adalah sebagian dari kisah nyataku, yang terjadi kurang lebih 4 tahun yang lalu. Terus terang, aku sangat menyukai wanita yang berusia 30-40 tahun, dengan kulit mulus. Bagiku wanita ini sangat menarik, apalagi jika ‘jam terbangnya’ sudah tinggi, sehingga pandai dalam bercinta. Namun sebagai pegawai swasta yang bekerja, aku memiliki keterbatasan waktu, tidak mudah bagiku untuk mencari wanita tersebut. Hal ini yang mendorong aku untuk mengiklankan diriku pada sebuah surat kabar berbahasa Inggris, untuk menawarkan jasa ‘full body massage’. Uang bagiku tidak masalah, karena aku berasal dari keluarga menengah dan gajiku cukup, namun kepuasan yang ku dapat jauh dari itu. Sehingga aku tidak memasang tarif untuk jasaku itu, diberi berapapun kuterima.
Sepanjang hari itu, sejak iklanku terbit banyak respon yang kudapat, sebagian dari mereka hanya iseng belaka, atau hanya ingin ngobrol. Di sore hari, kurang lebih pukul 18.00 seorang wanita menelponku.
“Hallo dengan Ivan?” suara merdu terdengar dari sana.
“Ya saya sendiri” jawabku.
Dan seterusnya dia mulai menanyakan ciri-ciriku. Selanjutnya, “Eh ngomong-ngomong, berapa sich panjangnya kamu punya?” katanya.
“Yah normal sajalah sekitar 18 cm dengan diameter 6 cm.” jawabku.
“Wah lumayan juga yach, lalu apakah jasa kamu ini termasuk semuanya,” lanjutnya.
“Apa saja yang kamu butuhkan, kamu pasti puas dech..” jawabku. Dan yang agak mengejutkan adalah bahwa dia meminta kesediaanku untuk melakukannya dengan ditonton suaminya. Namun kurasa, wah ini pengalaman baru buatku.
Akhirnya dia memintaku untuk segera datang di sebuah hotel “R” berbintang lima di kawasan Sudirman, tak jauh dari kantorku. Aku menduga bahwa pasangan ini bukanlah sembarang orang, yang mampu membayar tarif hotel semahal itu. Dan benar dugaanku, sebuah president suite room telah ada di hadapanku. Segera kubunyikan bel di depan kamarnya. Dan seorang pria, dengan mengenakan kimono, berusia tak lebih dari 40 tahun membukakan pintu untukku.
“Ivan?” katanya.
“Ya saya Ivan,” jawabku. Lalu ia mencermatiku dari atas hingga bawah sebelum ia mempersilakan aku masuk ke dalam. Pasti dia tidak ingin sembarang orang menyentuh istrinya, pikirku.
“OK, masuklah” katanya. Kamar itu begitu luas dan gelap sekali. Aku memandang sekeliling, sebuah TV berukuran 52″ sedang memperlihatkan blue film.
Lalu aku memandang ke arah tempat tidur. Seorang wanita yang kutaksir umurnya tak lebih dari 30 tahun berbaring di atas tempat tidur, badannya dimasukkan ke dalam bed cover tersenyum padaku sambil menjulurkan tangannya untuk menyalamiku. “Kamu pasti Ivan khan? Kenalkan saya Donna” katanya lembut.
Aku terpana melihatnya, rambutnya sebahu berwarna pirang, kulitnya mulus sekali, wajahnya cantik, pokoknya perfect! Aku masih terpana dan menahan liurku, ketika dia berkata “Lho kok bingung sich”.
“Akh enggak…” kataku sambil membalas salamnya.
“Kamu mandi dulu dech biar segar, tuch di kamar mandi,” katanya.
“Oke tunggu yach sebentar,” jawabku sambil melangkah ke kamar mandi. Sementara, suaminya hanya menyaksikan dari sofa dikegelapan. Cepat-cepat kubersihkan badanku biar wangi. Dan segera setelah itu kukenakan celana pendek dan kaos.
Aku melangkah keluar, “Yuk kita mulai,” katanya.
Dengan sedikit gugup aku menghampiri tempat tidurnya. Dan dengan bodohnya aku bertanya, “Boleh aku lepaskan pakaianku?”, dia tertawa kecil dan menjawab, “terserah kau saja…”.
Segera kulepaskan pakaianku, dia terbelalak melihatku dalam keadaan polos, “Ahk… ehm…” dan segera mengajakku masuk ke dalam bed cover juga. “Kamu cantik sekali Donna” kataku lirih.
Aku tak habis pikir ada wanita secantik ini yang pernah kulihat dan suaminya memperbolehkan orang lain menjamahnya, ah.. betapa beruntungnya aku ini. “Ah kamu bisa saja,” kata Donna.
Segera aku masuk ke dalam bed cover, kuteliti tubuhnya satu persatu. Kedua bulatan payudaranya yang cukup besar dan berwarna putih terlihat menggantung dengan indahnya, diantara keremangan aku masih dapat melihat dengan sangat jelas betapa indah kedua bongkah susunya yang kelihatan begitu sangat montok dan kencang. Samar kulihat kedua puting mungilnya yang berwarna merah kecoklatan. “Yaa aammpuunn…” bisikku lirih tanpa sadar, “Ia benar-benar sempurna” kataku dalam hati.
“Van…” bisik Tante Donna di telingaku.
Aku menoleh dan terjengah. Ya Ampuun, wajah cantiknya itu begitu dekat sekali dengan wajahku. Hembusan nafasnya yang hangat sampai begitu terasa menerpa daguku. Kunikmati seluruh keindahan bidadari di depanku ini, mulai dari wajahnya yang cantik menawan, lekak-lekuk tubuhnya yang begitu seksi dan montok, bayangan bundar kedua buah payudaranya yang besar dan kencang dengan kedua putingnya yang lancip, perutnya yang ramping dan pantatnya yang bulat padat bak gadis remaja, pahanya yang seksi dan aah.., kubayangkan betapa indah bukit kemaluannya yang kelihatan begitu menonjol dari balik bed cover. Hmm…, betapa nikmatnya nanti saat batang kejantananku memasuki liang kemaluannya yang sempit dan hangat, akan kutumpahkan sebanyak mungkin air maniku ke dalam liang kemaluannya sebagai bukti kejantananku.
“Van… mulailah sayang…” bisik Tante Donna, membuyarkan fantasi seks-ku padanya. Sorotan kedua matanya yang sedikit sipit kelihatan begitu sejuk dalam pandanganku, hidungnya yang putih membangir mendengus pelan, dan bibirnya yang ranum kemerahan terlihat basah setengah terbuka, duh cantiknya. Kukecup lembut bibir Tante Donna yang setengah terbuka. Begitu terasa hangat dan lunak. Kupejamkan kedua mataku menikmati kelembutan bibir hangatnya, terasa manis.
Selama kurang lebih 10 detik aku mengulum bibirnya, meresapi segala kehangatan dan kelembutannya. Kuraih tubuh Tante Donna yang masih berada di hadapanku dan kubawa kembali ke dalam pelukanku.
“Apa yang dapat kau lakukan untukku Van…” bisiknya lirih setengah kelihatan malu.
Kedua tanganku yang memeluk pinggangnya erat, terasa sedikit gemetar memendam sejuta rasa. Dan tanpa terasa jemari kedua tanganku telah berada di atas pantatnya yang bulat. Mekal dan padat. Lalu perlahan kuusap mesra sambil kuberbisik, “Tante pasti tahu apa yang akan Ivan lakukan… Ivan akan puaskan Tante sayang…” bisikku pelan. Jiwaku telah terlanda nafsu.
Kuelus-elus seluruh tubuhnya, akhh… mulus sekali, dengan sedikit gemas kuremas gemas kedua belah pantatnya yang terasa kenyal padat dari balik bed cover. “Oouuhh…” Tante Donna mengeluh lirih.
Bagaimanapun juga anehnya aku saat itu masih bisa menahan diri untuk tidak bersikap over atau kasar terhadapnya, walau nafsu seks-ku saat itu terasa sudah diubun-ubun namun aku ingin sekali memberikan kelembutan dan kemesraan kepadanya. Lalu dengan gemas aku kembali melumat bibirnya. Kusedot dan kukulum bibir hangatnya secara bergantian dengan mesra atas dan bawah. Kecapan-kecapan kecil terdengar begitu indah, seindah cumbuanku pada bibir Tante Donna. Kedua jemari tanganku masih mengusap-usap sembari sesekali meremas pelan kedua belah pantatnya yang bulat pada dan kenyal. Bibirnya yang terasa hangat dan lunak berulang kali memagut bibirku sebelah bawah dan aku membalasnya dengan memagut bibirnya yang sebelah atas. ooh…, terasa begitu nikmatnya. Dengusan pelan nafasnya beradu dengan dengusan nafasku dan berulang kali pula hidungnya yang kecil membangir beradu mesra dengan hidungku. Kurasakan kedua lengan Tante Donna telah melingkari leherku dan jemari tangannya kurasakan mengusap mesra rambut kepalaku.
Batang kejantananku terasa semakin besar apalagi karena posisi tubuh kami yang saling berpelukan erat membuat batang kejantananku yang menonjol dari balik celanaku itu terjepit dan menempel keras di perut Tante Donna yang empuk, sejenak kemudian kulepaskan pagutan bibirku pada bibir Tante Donna.
Wajahnya yang cantik tersenyum manis padaku, kuturunkan wajahku sambil terus menjulurkan lidah di permukaan perutnya terus turun dan sampai di daerah yang paling kusukai, wangi sekali baunya. Tak perlu ragu.
“Ohhh apa yang akan kau lakukan… akh…” tanyanya sambil memejamkan mata menahan kenikmatan yang dirasakannya. Beberapa saat kemudian tangan itu malah mendorong kepalaku semakin bawah dan.., “Nyam-nyam..” nikmat sekali kemaluan Tante Donna. Oh, bukit kecil yang berwarna merah merangsang birahiku.
Kusibakkan kedua bibir kemaluannya dan, “Creeep…” ujung hidungku kupaksakan masuk ke dalam celah kemaluan yang sudah sedari tadi becek itu.
“Aaahh… kamu nakaal,” jeritnya cukup keras. Terus terang kemaluannya adalah terindah yang pernah kucicipi, bibir kemaluannya yang merah merekah dengan bentuk yang gemuk dan lebar itu membuatku semakin bernafsu saja. Bergiliran kutarik kecil kedua belah bibir kemaluan itu dengan mulutku. “Ooohh lidahmu.. oooh nikmatnya Ivan…” lirih Tante Donna.
Sementara aku asyik menikmati bibir kemaluannya, ia terus mendesah merasakan kegelian, persis seorang gadis perawan yang baru merasakan seks untuk pertama kali, kasihan wanita ini dan betapa bodohnya suaminya yang hanya memandangku dari kegelapan.
“Aahh.. sayang… Tante suka yang itu yaahh.. sedooot lagi dong sayang oooggghh,” ia mulai banyak menggunakan kata sayang untuk memanggilku. Sebuah panggilan yang sepertinya terlalu mesra untuk tahap awal ini.
Lima menit kemudian… “Sayang.. Aku ingin cicipi punya kamu juga,” katanya seperti memintaku menghentikan tarian lidah di atas kemaluannya.
“Ahh… baiklah Tante, sekarang giliran Tante,” lanjutku kemudian berdiri mengangkang di atas wajahnya yang masih berbaring. Tangannya langsung meraih batang kemaluan besarku dan sekejap terkejut menyadari ukurannya yang jauh di atas rata-rata.
“Okh Van… indah sekali punyamu ini..” katanya padaku, lidahnya langsung menjulur kearah kepala kemaluanku yang sudah sedari tadi tegang dan amat keras itu.
“Mungkin ini nggak akan cukup kalau masuk di.. aah mm… ngggmm,” belum lagi kata-kata isengnya keluar aku sudah menghunjamkan burungku kearah mulutnya dan, “Crooop..” langsung memenuhi rongganya yang mungil itu. Matanya menatapku dengan pandangan lucu, sementara aku sedang meringis merasakan kegelian yang justru semakin membuat senjataku tegang dan keras.
“Aduuuh enaak… ooohh enaknya Tante ooohh..” sementara ia terus menyedot dan mengocok batang kemaluanku keluar masuk mulutnya yang kini tampak semakin sesak. Tangan kananku meraih payudara besarnya yang menggelayut bergoyang kesana kemari sembari tangan sebelah kiriku memberi rabaan di punggungnya yang halus itu. Sesekali ia menggigit kecil kepala kemaluanku dalam mulutnya, “Mm… hmmm…” hanya itu yang keluar dari mulutnya, seiring telapak tanganku yang meremas keras daging empuk di dadanya.
“Crop…” ia mengeluarkan kemaluanku dari mulutnya. Aku langsung menyergap pinggulnya dan lagi-lagi daerah selangkangan dengan bukit berbulu itu kuserbu dan kusedot cairan mani yang sepertinya sudah membanjir di bibir kemaluannya.
“Aoouuuhh… Tante nggak tahan lagi sayang ampuuun… Vannn… hh masukin sekarang juga, ayooo..” pintanya sambil memegang pantatku. Segera kuarahkan kemaluanku ke selangkangannya yang tersibak di antara pinggangku menempatkan posisi liang kemaluannya yang terbuka lebar, pelan sekali kutempelkan di bibir kemaluannya dan mendorongnya perlahan, “Nggg… aa.. aa.. aa.. iii.. ooohh masuuuk… aduuuh besar sekali sayang, ooohh…” ia merintih, wajahnya memucat seperti orang yang terluka iris.
Aku tahu kalau itu adalah reaksi dari bibir kemaluannya yang terlalu rapat untuk ukuran burungku. Dan Tante Donna merupakan wanita yang kesekian kalinya mengatakan hal yang sama. Namun jujur saja, ia adalah wanita setengah baya tercantik dan terseksi dari semua wanita yang pernah kutiduri. Buah dadanya yang membusung besar itu langsung kuhujani dengan kecupan-kecupan pada kedua putingnya secara bergiliran, sesekali aku juga berusaha mengimbangi gerakan turun naiknya diatas pinggangku dengan cara mengangkat-angkat dan memiringkan pinggul hingga membuatnya semakin bernafsu, namun tetap menjaga ketahananku dengan menghunjamkan kemaluanku pada setiap hitungan kelima.
Tangannya menekan-nekan kepalaku kearah buah dadanya yang tersedot keras sementara burungku terus keluar masuk semakin lancar dalam liang senggamanya yang sudah terasa banjir dan amat becek itu. Puting susunya yang ternyata merupakan titik nikmatnya kugigit kecil hingga wanita itu berteriak kecil merintih menahan rasa nikmat sangat hebat, untung saja kamar tidur tersebut terletak di lantai dua yang cukup jauh untuk mendengar teriakan-teriakan kami berdua. Puas memainkan kedua buah dadanya, kedua tanganku meraih kepalanya dan menariknya kearah wajahku, sampai disitu mulut kami beradu, kami saling memainkan lidah dalam rongga mulut secara bergiliran. Setelah itu lidahku menjalar liar di pipinya naik kearah kelopak matanya melumuri seluruh wajah cantik itu, dan menggigit daun telinganya. Genjotan pinggulnya semakin keras menghantam pangkal pahaku, burungku semakin terasa membentur dasar liang senggama.
“Ooohh.. aa… aahh… aahh… mmhh geliii ooohh enaknya, Vann… oooh,” desah Tante Donna.
“Yaahh enaak juga Tante.. ooohh rasanya nikmat sekali, yaahh.. genjot yang keras Tante, nikmat sekali seperti ini, ooohh enaakk… ooohh Tante ooohh..” kata-kataku yang polos itu keluar begitu saja tanpa kendali. Tanganku yang tadi berada di atas kini beralih meremas bongkahan pantatnya yang bahenol itu. Setiap ia menekan ke bawah dan menghempaskan kemaluannya tertusuk burungku, secara otomatis tanganku meremas keras bongkahan pantatnya. Secara refleks pula kemaluannya menjepit dan berdenyut seperti menyedot batang kejantananku.
Hanya sepuluh menit setelah itu goyangan tubuh Tante Donna terasa menegang, aku mengerti kalau itu adalah gejala orgasme yang akan segera diraihnya, “Vann… aahh aku nngaak… nggak kuaat aahh.. aahh.. ooohh…”
“Taahaan Tante… tunggu saya dulu nggg.. oooh enaknya Tante.. tahan dulu … jangan keluarin dulu..” Tapi sia-sia saja, tubuh Tante Donna menegang kaku, tangannya mencengkeram erat di pundakku, dadanya menjauh dari wajahku hingga kedua telapak tanganku semakin leluasa memberikan remasan pada buah dadanya. Aku sadar sulitnya menahan orgasme itu, hingga aku meremas keras payudaranya untuk memaksimalkan kenikmatan orgasme itu padanya. “Ooo… nggg… aahh… sayang sayang.. sayang.. oooh enaak.. Tante kelauaar.. ooohh.. ooohh…” teriaknya panjang mengakhiri babak permainan itu. Aku merasakan jepitan kemaluannya disekeliling burungku mengeras dan terasa mencengkeram erat sekali, desiran zat cair kental terasa menyemprot enam kali di dalam liang kemaluannya sampai sekitar sepuluh detik kemudian ia mulai lemas dalam pelukanku.
Sementara itu makin kupercepat gerakanku, makin terdengar dengan jelas suara gesekan antara kemaluan saya dengan kemaluannya yang telah dibasahi oleh cairan dari kemaluan Tante Donna. “Aaakhh.. enakk!” desah Tante Donna sedikit teriak.
“Tante.. saya mau keluar nich.. eeesshh..” desahku pada Tante Donna.
“Keluarkanlah sayang.. eesshh..” jawabnya sambil mendesah.
“Uuugghh.. aaaggh.. eeenak Tante..” teriakku agak keras dengan bersamaannya spermaku yang keluar dan menyembur di dalam kemaluan Tante Donna.
“Hemm.. hemmm…” suara itu cukup mengagetkanku. Ternyata suaminya yang sedari tadi hanya menonton kini telah bangkit dan melepas kimononya. “Sekarang giliranku, terima kasih kau telah membangkitkanku kau boleh meninggalkan kami sekarang,” katanya seraya memberikan segepok uang padaku.
Aku segera memakai pakaianku, dan melangkah keluar. Tante Donna mengantarkanku kepintu sambil sambil menghadiahkanku sebuah kecupan kecil, katanya “Terima kasih yach.. sekarang giliran suamiku, karena ia butuh melihat permainanku dengan orang lain sebelum ia melakukannya.”
“Terima kasih kembali, kalau Tante butuh saya lagi hubungi saya saja,” jawabku sambil membalas kecupannya dan melangkah keluar.
“Akh… betapa beruntungnya aku dapat ‘order’ melayani wanita seperti Tante Donna,” pikirku puas. Ternyata ada juga suami yang rela mengorbankan istrinya untuk digauli orang lain untuk memenuhi hasratnya.
Tamat



Posted by Nadia Safira on Thursday, January 3, 2013 - Rating: 4.5
Title : Cerita Dewasa - Gairah Tante Ana
Description : Sebelum memulai ceritaku, aku akan memberikan sedikit gambaran mengenai diriku. Namaku adalah Ivan, bekerja sebagai karyawan swasta asing di...
Tweet

0 Response to "Cerita Dewasa - Gairah Tante Ana"

Post a Comment

Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Arsip Blog

  • ▼  2013 (730)
    • ►  December (54)
    • ►  November (7)
    • ►  September (12)
    • ►  August (76)
    • ►  July (19)
    • ►  June (10)
    • ►  May (8)
    • ►  April (23)
    • ►  March (197)
    • ►  February (154)
    • ▼  January (170)
      • Cewek Jepang Putih Mulus Telanjang Bugil
      • INE PEMBANTU KECILKU YANG SEKSI
      • FOTO TANTE BISPAK SIAP TEMPUR DI RANJANG
      • CERITA PANAS NGENTOT DENGAN PENYANYI MONTOK
      • ANOTHER HOT CHICK NUDE MAKE YOU DROOL GAN
      • CEWEK HOT BANDUNG KEMBALI BEREAKSI
      • FOTO TELANJANG NIKITA MIRZANI TERBARU
      • KARYAWAN LAGI POSE HOT BUGIL
      • Foto Toket Besar Seksi Memek Tembem
      • Beautiful pussy Beautiful and Pepek a Naked Woman
      • Foto-foto Wanita Hot Facebook
      • The plump pussy Beautiful and smooth nipples
      • Dada Montok Penggoda Napsu
      • Hot woman with Smooth and Sexy Thighs
      • Cewek Abg Lagi Pamer Susu sintal dikamar
      • Bokong Wanita Seksi Meki Sempit
      • Cerita Dewasa | Kakak Ipar Yang Tergoda Dengan Tub...
      • Cerita Dewasa | Kenikmatan Bercinta Bersama Dua Pr...
      • Cerita Seks | Paksa Tidurin Ibu Tiri Q
      • Cerita Seks | Bercinta dengan Artis Ngetop
      • Cerita Dewasa | Hilangnya Keperawanan Gadis PKL
      • Cerita Dewasa | Aku Simpanan OMku Sendiri
      • Sex Story | ABG Experienced
      • Cerita Seks | Ngentot Kakak Temanku Enak Banget
      • Cerita Dewasa Terbaru Memek Licin VANI
      • Galeri Foto Payudara Wanita Super Besar
      • Cewek ABG Korea Cantik dan Mulus
      • TOKET MANTAB ABG BANHENOL
      • KOLEKSI FOTO BUGIL ABG SMA BINAL
      • ABG BISPAK BODY MULUS NAN MENGGODA
      • KARYAWAN LAGI POSE HOT BUGIL
      • Dibawah Umur Yang Menggoda
      • Foto Hot : Anri Sugihara
      • Desi College Girl Posing NJude Pics
      • Foto Bugil Wanita Jilbab Terbaru
      • Foto-Foto Hot Dan Sexy Pramugari
      • Cerita Dewasa : Kedua Cucuku Telah Ku Perawani
      • Aksi Penari Telanjang di Karaoke Room
      • Foto Cewek Kluar Lendir
      • Foto Cewek Asyik Mandi Sperma
      • Bispak Cantik Yang Lagi Bugil
      • Cerita Dewasa : Nikmat nya Bercinta Dengan Teman S...
      • Amoy Bispak Berambut Pirang Doyan Nyepong
      • Cerita Dewasa : Kenikmatan Seks Hubungan Gelap Ist...
      • Toket Gede Mancung Tante Girang
      • SPG Leptop Bugil
      • Tempik Cewek SPG Jembutnya Lebat
      • Cewek Indo Blesteran Jawa Jerman Bugil
      • Memek Merah Istri Mudaku yang Cantik
      • Anak SMA Pamer Memek dan Toket
      • Toket Montok ABG Ranum Mesum
      • Foto Ngintip Celana Dalam Anak SMA
      • Foto Tante Yully Pamer Tetek Montok
      • Foto ABG Bugil Malu-Malu Kucing
      • Cerita Ngentot Hot Dengan Adik Tiri Ku "Ketagihan"
      • Mahasiswi Ubaya Bugil Pamer Toket & Memek
      • Gambar Cewek Bugil Erotis Hitam Putih Bikin Ngaceng
      • Hot Sex ABG Indo Jadi Model Telanjang Malu - Malu
      • Nancy Lin, Cewek Sensual yang Hobi Ngangkang Telan...
      • Top Model Gadis Hot Telanjang Sangat Sensual
      • Cewek Hot Porno Haruki Sato
      • Super Hot Vull Sex Asian
      • Cara Orang Jepang Nawarkan Mobil
      • Jepang Punya Gan
      • Artis Bokep Jepang Hikaru Wakana
      • Payudara sang juara
      • Foto Bugil Gadis Hot & Sexy Bertatto
      • Foto Model Bugil Transpara
      • Pose Sexy Amoy Cantik Bugil Bikin Merangsang
      • Foto Bugil – ABG SMA In The Kost
      • Cerita Dewasa " Kenikmatan Tubuh Pacar Kakak "
      • Seks Remaja: Karena Internet Atau Karena ‘Kesepian’?
      • Tante Janda Kesepian Cari Gigolo Brondong
      • Sekretaris Hot Binal
      • Cerita Seks Dewasa Malam Pertama Diatas Kapal
      • Foto bugil Spg nescafe
      • Cerita sex ngentot cewek abg SMA masih perawan
      • Cerita Selingkuh Dengan Mertua Ku Yang Imut
      • Cerita Ngentot Suster Cantik Di Apotik 24 Jam
      • Cerita Seru Main Dengan Suami Tante Ku
      • Cerita Seks ABG Nasib Malang Karyawati Bank
      • Pose Hot ABG Narsis Pamer Belahan Dada
      • Walau Toketnya Kecil Tapi Sangat menggoda
      • Getaran Hape Bisa bikin cewe orgasme
      • Foto Memek bikin galau
      • Photo Hot Gadis Abg sexy Bugil Narsis Di Kamar
      • Foto Bugil Cewek Pamer Daleman
      • Becek Sekali, Sampai Berlendir ... Crot enak !!
      • Foto Ngentot Tante Girang Bugil Terbaru
      • Galeri Foto Cewek Jilbab Bugil New
      • Wanita Liar Bertato Pemuas Birahiku, Disaat Ku Lag...
      • ABG Cantik Toket Gede Puting Pink
      • ABG Cantik Pentilnya Lancip Banget
      • Memek Basah Berlendir Habis Di Crot kedalam
      • Dua Bersaudara ABG Manis Saling Kenyot Toket
      • Anak Kost Paling Seksi
      • ABG Sendiri di Kamar
      • Cerita Dewasa : Rindu Terobati dengan Bercinta
      • Cerita Dewasa : Super Nikmat
      • ABG Hot Baju Tidur Part II
  • ►  2012 (257)
    • ►  December (257)

Entri Populer

  • Cerita Sex: Pesta Seks Bersama Tiga Istri Tetanggaku
    Aku tinggal disuatu kompleks perumahan kelas menengah di Jakarta Timur , tidak terlampau besar , kurang lebih dihuni oleh 150 keluarga kelas...
  • Aukdibuat orgasme berkali-kali oleh kontol perkasa
    Sudah beberapa tahun supir pribadiku meninggalkan kediaman besar keluargaku karena dia mnyatakan berhenti karena sudah lansia,untuk saat ini...
  • Cantik Seksi Kesemprot Pejoh
  • Cewek Abg Lagi Pamer Susu sintal dikamar
    Cewek abg ini tidak menghiraukan gambarnya akan tersebar melalui dunia internet,silahkan anda lihat memek indah dan pepek indahnya,dan juga ...
  • Foto Hot Bentuk Memek Vagina Sempit
    Sumber
  • Foto Hot Lubang Memek Cewek Italia
    Sumber
  • CERITA DEWASA - PENCURIAN CELANA DALAM
    Cerita Dewasa - Sebut saja aku Tanto. Pencuri? Ah sebenarnya bukan! Aku hanya bermaksud 'pinjam' tetapi kadang tidak bisa mengembali...
  • Foto Hot Artis Cantik Nana Khairina
    Cowok mana yang tahan kalau melihatnya, Foto Hot Artis Cantik Nana Khairina , bikin mata kunang - kunang, badan merinding, gemetar & pa...
  • Foto Hot Jablay Gang Doli
    Sumber
  • Foto Hot ABG Bugil Di Kamar
    Kumpulan Artikel Dewasa. || Foto Hot ABG Bugil Di Kamar. Foto Hot , Foto Bugil , Bispak Sange , Memek ABG , Toket Tante Girang, Cewek Cantik...
Copyright © 2012 Cerita Seks | Foto Memek | Artis Bugil - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Powered by Blogger